IMPROVING COMMUNITY CAPACITY IN DISASTER RISK MANAGEMENT IN THE GAS PIPELINE AREA OF CISUGIH, SUKAMELANG VILLAGE, SUBANG REGENCY

Main Article Content

Monika Ridha

Abstract

Indonesia lies at the meeting point of three tectonic plates the Indo-Australian, Eurasian, and Pacific plates which makes its regions, including West Java, highly susceptible to geological disasters as well as technological-failure disasters. Kp. Cisugih RT 02/07, Sukamelang Village, Subang District, is a residential area crossed by an oil and gas pipeline belonging to Pertamina EP Field Subang, exposing the local community to a dual risk of geological hazards and technological-failure hazards such as pipeline fire or explosion. This condition is compounded by residents' limited awareness of the buried gas pipeline points around their settlement and their limited knowledge of disaster mitigation and preparedness measures. This community service activity aimed to improve the knowledge and preparedness of Kp. Cisugih residents in disaster risk management through a non-structural mitigation approach, namely education and counseling. The activity was carried out on 14 September 2025 and attended by residents of RT 02/07, involving one nursing lecturer and 31 students of the Nursing Diploma Program, Politeknik Negeri Subang. The implementation method consisted of a preparation stage (coordination, site survey, and preparation of educational media), a socialization stage through digital pamphlets, and an implementation stage comprising three core sessions: introduction to disasters and their warning signs, mitigation of oil-and-gas pipeline fire hazards, and education on preparing an emergency bag, interspersed with an ice-breaking session and closed with a question-and-answer session and souvenir distribution. The results showed increased enthusiasm and active participation among participants, particularly during the sessions on pipeline fire/explosion preparedness and emergency-bag contents. The activity is concluded to have broadened community insight into disaster preparedness in a high-risk area; however, limited implementation time was the main constraint, so a more intensive and sustainable follow-up program, including evacuation simulations, is recommended so that the knowledge gained can be internalized into real disaster-preparedness behavior.

Article Details

Section
Articles

References

Anwar, D. F., Sudiono, & Santoso, S. B. (2023). Tingkat pengetahuan dan sikap keluarga terhadap upaya pencegahan kebakaran rumah di Desa Tanjungrasa Kecamatan Patokbeusi Kabupaten Subang tahun 2022. Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences, 1(1), 31–37. https://doi.org/10.59981/5v8vt382

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2019). Buku saku tanggap tangkas tangguh menghadapi bencana. BNPB.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2020). Panduan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Fikri, M., Krisnasari, S., & Megasari, A. R. (n.d.). Edukasi mitigasi bencana gempa bumi dan tsunami.

Hamid, M. A., Hudoyo, D. A., Hasanah, A. M., Nurittama, M., Aprilia, V. A., Aulia, R. A. N., Islamy, F. W., & Wibowo, P. (2026). Membangun kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana banjir melalui edukasi tas siaga bencana di Dusun Curah Lele Kabupaten Jember. Jurnal Pakar Pengabdian Kesehatan, 2(1), 23–26.

Jufrizal, Nurprilinda, M., Mertha, I. M., Nurhayati, C., Suardana, I. K., Margono, Sasmito, P., Juwariyah, S., Ose, M. I., Wulansari, Y. W., Sari, N. A., Nastiti, E. M., & Kardiatun, T. (2023). Buku ajar keperawatan bencana. PT Sonpedia Publishing Indonesia.

Maksum, T. S., Mahdang, P. A., Arsad, N., Dondo, M. L., & Ali, I. H. (2025). Simulasi keselamatan penggunaan tabung LPG (Liquified Petroleum Gas): Upaya mitigasi bencana kebakaran di kawasan permukiman. BAKEMAS: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat UNG, 1(1).

Muthia, R., Mailani, F., & Huriani, E. (2020). Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di Nagari Pakan Sinayan. Warta Pengabdian Andalas, 27(3), 187–196. https://doi.org/10.25077/jwa.27.3.187-196.2020

Notoatmodjo, S. (2003). Pendidikan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Nurcahyo, M., Setyawan, A., & Ansori, T. (2022). Manajemen pengurangan risiko bencana berbasis komunitas. Journal of Community Development and Disaster Management, 4(2). https://doi.org/10.37680/jcd.v4i2.2071

Nursyabani, N., Putera, R. E., & Kusdarini, K. (2020). Mitigasi bencana dalam peningkatan kewaspadaan terhadap ancaman gempa bumi di Universitas Andalas. Jurnal Ilmu Administrasi Negara ASIAN (Asosiasi Ilmuwan Administrasi Negara), 8(2), 81–90. https://doi.org/10.47828/jianaasian.v8i2.12

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana. (2008).

Pertamina Gas. (n.d.). Hidup di wilayah operasi pipa gas tak menghentikan kegiatan produktif masyarakat. Pertagas. https://pertagas.pertamina.com/Portal/content/Read/51

Qorib, F. (2024). Tantangan dan peluang kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam program pengabdian di Indonesia. Journal of Indonesian Society Empowerment, 2(2), 46–57. https://doi.org/10.61105/jise.v2i2.119

Susilowati, Dirgantoro, B., Slameta, J., Rismanto, C., & Sumardi. (2026). Penguatan kapasitas masyarakat tangguh bencana melalui edukasi mitigasi banjir bandang di Aceh. SIGAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 42–54.